Saya Yusuf Reza Nadihanta mahasiswa Universitas Gunadarma telah membuat sebuah ulasan tentang peranan mahasiswa dalam lingkungan masyarakat dimana mahasiswa diharuskan peka terhadap segala permasalahan yang ada pada masyarakat, serta mahasiswa menjadi Agent of Change yang dimana mahasiswa berperan penting dalam perubahan yang ada pada dalam masyarakat atau mahasiswa nya itu sendiri. Berikut untuk penjelasan lebih detail tentang peranan mahasiswa dalam lingkungan masyarakat.
Mahasiswa merupakan istilah yang
digunakan untuk seseorang yang ada pada tingkatan setelah siswa (setelah
menyeselesaikan sekolahnya dari tingkat Sekolah Menengah Atas atau Semokalah
Menengah Kejuruan, dan melanjutkan studinya di bangku perkuliahan), dan dapat
diatartikan dengan maha nya siswa
atau tingkatan atas dari siswa. Hal ini membuat seorang mahasiswa harus
memiliki value atau nilai lebih daripada
seorang yang masih menyandang gelar siswa dan wajib harus memberikan
sumbangasih yang nyata baik itu bagi dirinya, lingkungannya, maupun masyarakat
di lingkungan sekitarnya dimanapun mahasiswa itu berada. Seorang mahasiswa
merupakan perkembangan dari seorang siswa, dan mahasiswa harus menjadi
seseorang yang lebih mampu memiliki rasa bertanggung jawab, mandiri, serta
memiliki integritas yang lebih tinggi. Mahasiswa menjadi tolak ukur atau
refleksi bagi kondisi masa depan bangsa. Apabila mahasiswa itu baik, memiliki
wawasan luas, berpengalaman, berpengetahuan tinggi, serta bermoral kuat dan
mulia, maka kemajuan dimasa depan suatu Negara dapat dipastikan adanya. Dan
begitupun sebaliknya apabila mahasiswanya buruk begitu juga masa depan kemajuan
suatu Negara tersebut.
Mahasiswa memiliki peranan
penting di area kampus maupun di lingkungan masyarakat sekitarnya. Mahasiswa
diharapkan mampu menyumbangkan pengetahuannya kepada masyarakat di lingkungan
sekitarnya. Karena masyarakat itu sendiri telah berparadigma bahwa mahasiswa
adalah cerminan masyarakat di masa depan yang memiliki nilai kependidikan yang
lebih dan berpengetahuan luas. Sehingga apabila mahasiswa dan masyarakat bisa
saling bertoleransi dan saling bekerja sama, maka akan terbentuk kehidupan
masyarakat yang lebih terjamin mutu pengetahuannya dan dapat bersama-sama
tumbuh dan berkembang dalam harmoni. Meskipun demikian,masyarakat yang awam
akan pengetahuan harus bisa berpartisapasi dengan aktif bertanya masalah
pendidikan yang mungkin bisa di tanyakan pada mahasiswa yang ada di sekitar
mereka. Masyarakat juga tidak boleh apatis atau masa bodoh dan enggan bertanya
terhadap segala hal yang mungkin dianggap tidak perlu tapi pada kenyataanya
sangat perlu apalagi dalam memajukan bangsa ini.
Sebagai insan pembelajar dan
bagian dari masyarakat , maka mahasiswa memiliki peran vital dan menyeluruh
sehingga oleh para pakar dikelompokkan dalam tiga fungsi pokok ,yaitu : agent of change, social control and iron
stock.
Dengan fungsi tersebut, tentu
saja tidak dapat dielakkan bahwa begitu besar peran yang harus diemban oleh
mahasiswa demi mewujudkan perubahan bangsa untuk menjadi yang lebih baik. Ide
dan inovasi cerdas seorang mahasiswa sebagai hasil dari pemikiran yang kritis
mampu mengubah paradigma yang berkembang dalam suatu kelompok masyarakat dan
menjadikannya menjadi lebih terarah sesuai kepentingan bersama. Sikap
kritis mahasiswa acap kali menghasilkan sebuah perubahan besar dan berarti
serta dapat membuat para pemimpin yang tidak berkompeten atau berkemampuan
memimpin dengan baik menjadi merasa gerah dan cemas. Dengan ciri khas yang
melekat pada diri mahasiswa,yakni rasa semangat yang membara untuk
melakukan sebuah perubahan.
Sebagai salah satu agent of change (agen perubahan),
seorang mahasiswa sepatutnya menjadi kader pemberdayaan setelah
peubahan yang berperan dalam pembangunan fisik dan non fisik sebuah bangsa yang
kemudian ditunjang dengan fungsi mahasiswa selanjutnya yaitu social
control, yang meliputi kontrol budaya, kontrol masyarakat, dan kontrol
individu, sehingga menutup celah-celah adanya kezaliman. Mahasiswa tidak hanya
dituntut berperan sebagai pengamat dalam masalah ini, namun mereka
dituntut pula mampu menjadi pelaku dalam masyarakat, karena tidak bisa
dipungkiri bahwa mahasiswa merupakan bagian masyarakat.
Dengan berlandaskan pengetahuannya,
tingkat pendidikannya,, dan pola berfikirnya. Sudah sepantasnya, mahasiswa
menjadi panutan dalam masyaraka.Akan tetapi, dalam kenyataannya dilapangan
sangat berbeda dari yang diharapkan, mayoritas mahasiswa cenderung hanya
mendalami ilmu-ilmu teori di bangku perkuliahan dan sedikit sekali diantaranya
yang berkontak dengan masyarakat, walaupun ada sebagian mahasiswa yang mulai
melakukan pendekatan dengan masyarakat melalui program-program pengabdian masyarakat.
Mahasiswa yang acuh terhadap
kehidupan bermasyarakat akan mengalami kerugian yang besar apabila dilihat dari
sisi hubungan keharmonisan dan penerapan ilmu. Dari sisi keharmonisan,
mahasiswa tersebut menutup diri dari lingkungan sekitarnya sehingga muncul
sikap apatis atau acuh tak acuh, hilangnya silaturrahim dan hilangnya rasa
kekeluargaan yang disertai hilangnya harapan masyarakat kepada mahasiswa. Dari
segi penerapan ilmu, mahasiswa yang acuh berarti sama saja menyianyiakan ilmu
yang diperoleh dari perguruan tinggi, mahasiswa terhenti dalam pergerakan dan
menjadi sangat kurang kuantitas sumbangsih ilmu pada masyarakat.
Lalu jika mahasiswa acuh dan tidak
peduli dengan lingkungan, lantas harapan seperti apa yang pantas berikan pada
mahasiswa. Mahasiswa sebagai iron
stock berarti mahasiswa seorang calon pemimpin bangsa masa depan,
menggantikan generasi yang telah ada dan melanjutkan tongkat estafet
pembangunan dan perubahan. Untuk menjadi iron stock, tidak cukup mahasiswa hanya memupuk diri dengan ilmu
spesifik saja. Perlu adanya soft skill lain yang harus dimiliki
mahasiswa seperti kepemimpinan, kemampuan memposisiskan diri, interaksi lintas
generasi dan kepekaan yang tinggi.
Begitu kompleksnya
peran mahasiswa itu sebagai pembelajar sekaligus pemberdaya yang ditopang dalam
tiga peran : agent of change, social
control, and iron stock. Hingga suatu saat nanti, bangsa ini akan menyadari
bahwa mahasiswa adalah generasi yang ditunggu-tunggu bangsa ini.Maka berjuanglah, belajarlah, dan berkaryalah dengan tulus – ikhlas,
Bagi nusa dan bangsa tercinta ini. Diawali dari diri sendiri.
Laksanakanlah tugas mulia ini dengan sebaik-baiknya anda mampu laksanakan.
Niscaya Tangan Tuhan akan membantu kita dengan Rahmat,Hidayah dan Ridho Nya.
Untuk mewujudkan Indonesia yang lebik baik, dalam segala aspek kehidupannya.
0 comments:
Post a Comment