Loading...

Sunday, April 9, 2017

// // Leave a Comment

Cara Mengkonfigurasi Static DHCP Leases, dan Security ARP Leases

 Allooo. Back with me again si burung kece nan tampans. Kali ini mimin ingin memberitahu bagaimana cara membuat Static DHCP pada Mikrotik. Static DHCP ini berfungsi untuk jika si-Bos ingin internetan secara Private maka kita bisa menggunakan ini. Kita menggambil Mac Address nya dri pool dhcp. Yuk langsung saja mimin mulai konfigkan nya.

Tambahkan Ip Address

 Disni tambahkan IP Address untuk yang dibuat uji coba DHCP nya.

Add DNS Server

 Disini isi dns google saja yaitu 8.8.8.8.

Tambahkan Firewall NAT 

 Disni kita tambahkan Firewall NAT nya ubah chain nya srcnat dan Out Interface nya wlan1.

 Ubah Action nya ke Masquerade dan klik Apply.

Tambahkan Ip Gateway

 Disni tambahkan Ip Gateway nya si Wlan1 Default nya, yaitu 192.168.43.1.

Tambahkan DHCP

  Pergi ke IP > DHCP Server. Disini klik DHCP Setup, untuk menambahkan IP DHCP untuk Client.

 Disini kita koneksikan si Client ke Ether 2, dan secara automatis akan terdeteksi disini. Kemudian klik Next.

 Kemudian disini akan terdeteksi IP Network secara automatis. Disni terdeteksi IP untuk ether2.

 Kemudian DHCP Gateway akan terdeteksi automatis, disini tertulis 172.16.11.1.

 Nah disini Option untuk DHCP Range (jangkuan IP DHCP). Disini terlihat dari range 2 hingga 254.

 Kemudian di DNS Server akan terdeteksi secara automatis, disini terlihat IP Wlan1 Default nya.

 Kemudian atur Lease Time nya, disini mimin merubah nya menjadi 10Menit.

 Disni kita DHCP Server nya sudah dibuat.

 Kita lihat diTab Networks nya yaitu 172.16.11.0/24, ini Ip ether2.

Lihat di Ip Pool

 Pergi ke IP > Pool, untuk melihat, apakah Range nya benar atau tidak.

Tambahkan Interface

 Pergi ke Interface menu.

 Kemudian double klik untuk ether3, dan kita ubah master port nya menjadi ether 2. Disini kita lihat juga, ada MAC Address nya.

 Kemudian double klik untuk si ether4 dan ubah lagi master port nya untuk ether2. Disini kita lihat juga, ada MAC Address nya.

Static DHCP

Kemudian kita lihat juga di DHCP Server Lease nya (Perangkat yang terhubung di Router). Disini kita ambil 1 sempel saja untuk percobaan Pengubahan IP DHCP menjadi DHCP Static.

 Pada tabel MAC itu yang ada di DHCP Lease, kita double klik, dan terlihat dimenu samping ada option untuk DHCP Static, yaitu Make Static. langsung kita klik saja Make Static nya.

 Nah disini kita lihat pada bagian paling kanan, tadi sebelum di make static, ada huruf D nya yang berarti (DHCP) sekarang tidak ada huruf D nya yang artinya (Static).

 disni kita langsung lihat ke Client yang memiliki MAC yang sudah diubah secara static. Kita lihat, apakah si Client ini mendapatkan IP DHCP Static atau tidak.

ARP Lease Time

 Kemudian kita pergi ke Interface untuk pengaturan ARP nya. ARP (Address Resolution Protocol), ini merupakan basis pengamanan berdasarkan MAC yang terkoneksi pada Router. Disini kita ubah ARP nya menjadi reply-only.

 Kemudian pergi ke DHCP Server nya lagi, Kemudian Double klik pada dhcp server, lalu kita ceklis pada bagian bawah yaitu Add ARP fo Lease, yang maksud lease adalah sewa, ARP Lease yang meenganut sistem sewa. Karena kita mengatur LEASE TIME nya selama 10 Menit, maka IP nya akan berubah, Tadi IP nya 253, kemudian kita tunggu selama 10 menit, dan lihat apakah sudah terganti atau tidak?.

 Nah disini kita lihat, IP nya terganti menjadi 172.16.11.3 . Sebelumnya adalah 253, dan kita tunggu selama 10 menit, IP nya sudah terganti.

0 comments:

Post a Comment